Uncategorized

Untuk pemberdayaan ekonomi, minimart Kios Modern NU diresmikan di Bogor

Bogor (ANTARA News) – Untuk pemberdayaan ekonomi umat dan masyarakat, sebuah minimart Kios Modern Nahdlatul Ulama (KIMONU), diresmikan di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu.

“Untuk Kota Bogor, minimart KIMONU adalah yang pertama, sedangkan untuk Jawa Barat adalah yang ketiga,” kata Ketua Pengurus Cabang NU Kota Bogor Ifan Haryanto di sela-sela peresmian di Pondok Pesantren Al-Alawiyah, Tanah Sareal, Kota Bogor.

Ia menjelaskan, hal itu merupakan salah satu program pemberdayaan ekonomi yang digagas Pengurus Wilayah NU Jabar yang dimotori oleh Ketua Tanfidziyah PWNU Jabar KH Hasan Nuri Hidayatullah. 

KIMONU pertama di Jawa Barat diresmikan di Ciomas, Kabupaten Bogor, dan kedua di Bandung, beberapa waktu lalu. 

Menurut Ifan Haryanto, keberadaan KIMONU diharapkan juga bisa menjadi salah satu model pemberdayaan ekonomi pondok pesantren.

“Yakni sebagai salah satu sumber penghasilan serta meningkatkan kemandirian pesantren,” kata Irfan yang alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) serta doktor lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Pengurus Cabang Istimewa (PCI) NU kawasan Inggris Raya saat studi master (S2) di Britania itu.
 
Ifan menambahkan bahwa sudah banyak pondok pesantren yang menyampaikan minat untuk membuka KIMONU.

Pihaknya juga mendorong agar di setiap Majelis Wakil Cabang (MWC) NU bisa dikembangkan setidaknya satu unit KIMONU. 

Pengasuh Ponpes Al-Alawiyah, yang juga sekaligus Wakil Ketua PCNU Kota Bogor, KH Muhammad Alwi berharap bahwa KIMONU yang baru diresmikan di pesantrennya tersebut bisa menjadi inspirasi bagi tiap MWC NU, setidaknya di wilayah Bogor.

KIMONU menjual ratusan item kebutuhan sehari-hari yang biasa dijual minimart, di antaranya teh, gula, kopi, sabun, snack dan barang keseharian lainnya yang diperlukan oleh santri serta rumah tangga.

Sebelumnya, PCNU Kota Bogor juga pernah meluncurkan Program “Koin Untuk Umat”, yang diprakarsai Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh NU (Lazisnu) Kota Bogor.

Lazisnu banyak berkiprah pada aktivitas ekonomi serta kegiatan sosial kemasyarakatan serta mengumpulkan dan membagikan zakat, infaq dan sodaqoh dari warga untuk warga.

Baca juga: Pemerintah gandeng PBNU gelorakan kegiatan ekonomi rakyat
Baca juga: Wapres Kalla ingin NU-Muhammadiyah bangun kekuatan ekonomi

Pewarta:
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019