Uncategorized

La Nyalla Sebut Gusti Randa Langgar Statuta

Mantan Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti angkat bicara berhubungan kontroversi penunjukan Gusti Randa sebagai Plt Ketua Umum PSSI menggantikan posisi Joko Driyono.

 

Berdasarkan keterangan dari Nyalla, penunjukan Gusti Randa menyalahi statuta. Sebab, sebagai Komisaris PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Gusti seharusnya jangan merangkap jabatan setara di PSSI.

 

“Jelas melanggar statuta. Ada konflik kepentingan di sana. Bagaimana orang yang duduk di operator liga dapat menjadi ketua di regulator,” ucap Nyalla di sela-sela menghadiri rapat anggota KONI Jatim di Surabaya, Rabu 20 Maret 2019.

 

Nyalla mengatakan, ketika dirinya menjabat ketua PSSI, rangkap jabatan laksana yang kini terjadi tidak pernah dilaksanakan karena statuta melarangnya.

 

Salah satunya ialah tak menyerahkan posisi pada Joko Driyono yang saat tersebut menjabat sebagai Direktur Utama PT Liga Indonesia (PT LI)

 

Apa juga alasannya, lanjut Nyalla, rangkap sampai tiga jabatan sekaligus tidak dapat dibenarkan menurut keterangan dari aturan. Seharusnya, andai ada Plt, Iwan Budianto lebih berhak daripada Gusti Randa.

 

Sebab, Iwan Budianto terpilih sebagai Wakil Ketua di Kongres. “Seharusnya posisi Ketua diserahkan ke Iwan,” ujarnya.

 

Senada, Wakil Ketua Asprov PSSI Jatim, Wardy Azhari Siagian menuliskan mekanisme penunjukan Gusti Randa telah kacau balau sebab tidak mengacu pada statuta PSSI. “Kewenangan atau diskresi Ketua Umum sekali pun, kalau tersebut menyalahi aturan tetap saja salah. Secara organisasi, ini telah kacau balau,” jelasnya.

 

“Operator rangkap jabatan menjadi regulator tersebut sudah salah, diperbanyak lagi mekanisme penunjukan di ketika Joko Driyono belum sah mundur,” katanya menambahkan.